Marsigit Philosophy
Review Pertemuan- 1
Perkuliahan Filsafat Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Perkuliahan pertama mata kuliah Filsafat Penelitian dan evaluasi Penddidikan oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 5 September 2019 jam 11.10 sampai 12.50 bertempat di Gedung baru lantai 4 Pasca Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta mahasiswa untuk mengatur bangku duduk membentuk setengah lingakaran atau bentuk U. Pa Marsigit memulai perkuliahan dengan memperkenalkan diri beliau kemudian kami diminta memperkenalkan diri masing-masing, mulai dari nama, asal daerah, dan asal perrguruan tinggi S-2 nya. Kemudian meminta ketua kelas untuk membuat grup WA yang beranggotakan pa marsigit dan semua mahasiswa S-3 PEP 2019 dengan nama grup “ “ KMIS FIL S3 R4.1 P 11.10 “. Setelah itu beliau menyampaikan beberapa hal berikut.
- Gambaran umum bahwa problem dalam filsafat meliputi penjelasan apa yang ada dalam pikiran dan apa yang ada di luar pikiran
- Definisi benar menurut filsafat harus koherensi dan korespondensi. Koherensi berarti kebenaran yang didasarkan kepada kriteria tertentu. Sedangkan korespondensi berarti kesesuaian antara pernyataan tentang sesuatu dengan kenyataan sesuatu itu sendiri, misalnya terkait sesuatu yang dilihat yang didengar.
- Mahasiswa harus banyak membaca agar pengetahuan dan sikapnya berkembang. Pa Marsigit memberikan beberapa alamat yang harus dikunjungi untuk menambah wawasan keilmuan kita khususnya dalam hal filsafat. Web yang bisa dikunjungi ; - https://powermathematics.blogspot.com/?m=1 , https://uny.academia.edu/MarsigitHrd , - https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10217772323971729&id=159034759
- Mahasiswa diminta untuk memberikan komen pada tulisan yang ada dalam https://powermathematics.blogspot.com/?m=1 dan sebagai bagian dari penilaian mata kuliah Filsafat Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Review Pertemuan- 2
Perkuliahan Filsafat Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Perkuliahan kedua mata kuliah Filsafat Penelitian dan evaluasi Penddidikan oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 12 September 2019 jam 11.10 sampai 12.50 bertempat di Gedung baru lantai 4 Pasca Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Seperti pertemua pertama, Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta mahasiswa untuk mengatur bangku duduk membentuk setengah lingakaran atau bentuk U. Kemudian bapak meminta kita mengeluarkan kertas, dan menulis filsafatnya dari setiap kata yang disampaikan beliau yang berjumlah 50 soal. Setelah selesai, lembar jawaban kami di putar atau bergeser lima kali ke kanan, kemudian dikoreksi. Dan hampir semua diantara kami memperoleh nilai nol. Secara umum soal dan jawaban dari kuis – 1 yang dikehendaki beliau disajikan dalam tabel berikut.
No.
|
Soal
|
Jawab
Benar
|
No.
|
Soal
|
Jawab Benar
|
1
|
Di sebalik
|
Metafisik
|
26
|
Awal
|
Fundamen
|
2
|
Tersembunyi
|
Kanopi
|
27
|
Akhir
|
Awal
|
3
|
Sehat
|
Harmoni
|
28
|
Sulit
|
Beda
|
4
|
Lupa
|
Tidak konsisten
|
29
|
Melihat
|
Jatuh pada
|
5
|
Salah
|
Walibis
|
30
|
Milik
|
Kuasa
|
6
|
Betul
|
Sesuai
|
31
|
Lingkaran
|
Siklis
|
7
|
Hakikat
|
Ontology
|
32
|
Lurus
|
Linier
|
8
|
Sudah terjadi
|
Takdir
|
33
|
Bercampur
|
Chemistry
|
9
|
Belum terjadi
|
Ihtiar
|
34
|
Benda
|
Material
|
10
|
Terpilih
|
Takdir
|
35
|
Peraturan
|
Formal
|
11
|
Memilih
|
Ihtiar
|
36
|
Pertanyaan
|
Il,u
|
12
|
Nama
|
Wakil
|
37
|
Jawaban
|
Antithesis
|
13
|
Menerka
|
Teleologi
|
38
|
Mungkin
|
Belum
|
14
|
Bertengkar
|
Sintetis
|
39
|
Ada
|
Persepsi
|
15
|
Lawan
|
Antithesis
|
40
|
Wadah
|
Isi
|
16
|
Terkilir
|
Anomaly
|
41
|
Isi
|
Wadah
|
17
|
Ruang
|
Waktu
|
42
|
Gunung
|
Ilmu
|
18
|
Waktu
|
Ruang
|
43
|
Langit
|
Ideal
|
19
|
Mengurangi
|
Reduksi
|
44
|
Bumi
|
Realita
|
20
|
Menambah
|
Melengkapi
|
45
|
Laut
|
Kontemporer
|
21
|
Ingat
|
Intuisi
|
46
|
Sungai
|
Aliran
|
22
|
Dalam
|
Intensi
|
47
|
Lahir
|
Otonom
|
23
|
Luar
|
Ekstensi
|
48
|
Mati
|
Selesai
|
24
|
Akar
|
Radik
|
49
|
Cocok
|
Korespondensi
|
25
|
Cinta
|
Romantisisme
|
50
|
Logis
|
Koheren
|
Saya menyadari bahwa kemampuan berfilsafat saya masih sangat kurang. Namun hal itu tidak menyurutkan niat saya untuk belajar filsafat. Namun ternyata inilah yang diharapkan oleh Prof. Marsigit. Menurut beliau dengan nilai nol yang didapatkan ini, diharapkan mahasiswa tidak lagi berlaku sombong dengan apa yang dimilikinya, karena dengan apa yang mereka peroleh dalam tes jawab singkat ini menunjukkan bahwa sebenarnya mereka masih dalam keadaan kosong. Untuk itu hendaklah mahasiswa melakukan koreksi terhadap diri masing - masing agar menjadi lebih baik kedepannya.
Bapak Marsigit menjelaskan objek dari filsafat yaitu segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Jika harus menyebutkan, bermilyar pangkat bermilyar maka kamu tidak akan mampu untuk menyebutkannya. Bapak menyampaiakan lagi kepada kami untuk rajin membaca salah satunya melalui tulisan beliau yang ada dalam blog
https://powermathematics.blogspot.com/. Setelah itu prof marsigit menyampaikan beberapa hal lain yang terkait pertanyaan dalam kuis sebagai berikut
- Filsafat berbicara terkait ruang dan waktu, maka berfilsafat itu harus melihat dan memahami ruang dan waktu
- Ragu-ragu cenderung pada hal yang kontradiktif, dan ragu-ragu ada tingkatannya yaitu awam, ilmu bidang, dan ilmuwan
- Ragu-ragu bias dipandang positif dalam rangka mencari kepastian. Aliran filsafat yang mempengaruhi adalah Rene Descrates.
- Dimensi Filsafat meliputi tahapan , material, formal, normatif dan spiritual
- Dalam melakukan sesuatu kita harus ikhlas. Ikhlas dalam piker Namanya mengerti, sedangkan ikhlas dalam hati maknanya common-sense.
Review Pertemuan- 3
Perkuliahan Filsafat Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Perkuliahan ketiga mata kuliah Filsafat Penelitian dan evaluasi Penddidikan oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 19 September 2019 jam 11.10 sampai 12.50 bertempat di Gedung baru lantai 4 Pasca Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Seperti pertemuan kedua, Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta mahasiswa untuk mengatur bangku duduk membentuk setengah lingakaran atau bentuk U. Kemudian bapak meminta kita mengeluarkan kertas, dan menulis filsafatnya dari setiap kata yang disampaikan beliau yang berjumlah 50 soal. Setelah selesai, lembar jawaban kami di putar atau bergeser lima kali ke kanan, kemudian dikoreksi. Dan seperti sebelumnya hampir semua diantara kami memperoleh nilai nol. Dan nilai ini diinputkan ke grup WA. Secara umum soal dan jawaban dari kuis – 1 yang dikehendaki beliau disajikan dalam tabel berikut.
No.
|
Soal
|
Jawab
Benar
|
No.
|
Soal
|
Jawab Benar
|
1
|
Ada apa
|
Potensi apa
|
26
|
Kenapa sok main kuasa
|
Determinisme
|
2
|
Ada mengapa
|
Potensi mengapa
|
27
|
Kenapa banyak bicara
|
Nominalisme
|
3
|
Apa ada
|
Potensi
|
28
|
Kenapa berjanji
|
Fondasionalisme
|
4
|
Apa mengapa
|
Awal dari ilmu
|
29
|
Kenapa mulai
|
Fondasionalisme
|
5
|
Apa anda
|
Potensi saya
|
30
|
Kenapa tidak mulai
|
Antifondasionalisme
|
6
|
Anda apa
|
Potensi saya
|
31
|
Kenapa main coba
|
Empirisisme
|
7
|
Anda siapa
|
Potensi saya
|
32
|
Kenapa menebak
|
Teleologi
|
8
|
Anda dari mana
|
Dari ruang tadi
|
33
|
Kenapa mesti selalu dipikirkan
|
Rasionalisme
|
9
|
Anda mau ke mana
|
Ke ruang nanti
|
34
|
Kenapa melamun
|
Fiksionalisme
|
10
|
Anda ada di mana
|
Di ruang sekarang
|
35
|
Kenapa sedih
|
Romantisisme
|
11
|
Apa mengada
|
Potensi mengada
|
36
|
Kenapa pelit
|
Kapitalisme
|
12
|
Mengada apa
|
Potensi
|
37
|
Kenapa di luar pikiran
|
Transenden
|
13
|
Apa pengada
|
Potensi mengada
|
38
|
Kenapa tidak selesai-selesai
|
Infinite regress
|
14
|
Pengada apa
|
Potensi
|
39
|
Kenapa naik
|
Intuisi relatif
|
15
|
Kenapa anda datang
|
Karena terpilih
|
40
|
Kenapa sembunyi
|
Metafisik
|
16
|
Kenapa anda datang
|
Karena memilih
|
41
|
Siapa di depan anda
|
Pilihan
|
17
|
Kenapa anda pergi
|
Karena terpilih
|
42
|
Siapa di kanan anda
|
Intuisi
|
18
|
Kenapa anda pergi
|
Karena memilih
|
43
|
Siapa di kiri anda
|
Pilihan
|
19
|
Kenapa anda abai
|
Karena epoche
|
44
|
Siapa di bawah anda
|
Realitas
|
20
|
Kenapa anda marah
|
Determinisme
|
45
|
Siapa di atas anda
|
Ideaita
|
21
|
Kenapa anda konsisten
|
Koheren
|
46
|
Siapa tetangga anda
|
Isomorfisme
|
22
|
Kenapa anda tidak cocok
|
Korespondensi
|
47
|
Siapa saudara anda
|
Chemistry
|
23
|
Kenapa setelah kejadian
|
Aposteriori
|
48
|
Siapa orang tua anda
|
Antiderivative
|
24
|
Kenapa sebelum kejadian
|
Apriori
|
49
|
Kenapa tidur
|
Belum tentu tidak berpikir
|
25
|
Kenapa ragu-ragu
|
Skeptis
|
50
|
Kenapa pecah
|
Belum tentu karena pecah
|
Di bagian akhir setelah proses koreksi Prof Marsigit mempersilahkan mahasiswa untuk menuliskan satu pertanyaan. Kemuadian dikumpulkan dan beberap pertanyaan dibahas. Secara umum penguatan yang diberikan beliau pada kegiatan akhir ini meliputi beberapa hal berikut.
- Rumah kita adalah Bahasa
- Dalam filsafat dikenal ada istilah “ infinite regress” yang artinya merupakan lapisan-lapisan metafisik
- Kita belajar filsafat harus sampai kepada para filsufnya.
Review Pertemuan- 4
Perkuliahan Filsafat Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Perkuliahan keempat mata kuliah Filsafat Penelitian dan evaluasi Penddidikan oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 26 September 2019 jam 11.10 sampai 12.50 bertempat di Gedung baru lantai 4 Pasca Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Seperti pertemuan sebelumnya, Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta mahasiswa untuk mengatur bangku duduk membentuk setengah lingakaran atau bentuk U. Kemudian bapak meminta kita mengeluarkan kertas, dan menulis filsafatnya dari setiap kata yang disampaikan beliau yang berjumlah 50 soal. Setelah selesai, lembar jawaban kami di putar atau bergeser lima kali ke kanan, kemudian dikoreksi. Dan seperti sebelumnya hampir semua diantara kami memperoleh nilai nol. Dan nilai ini diinputkan ke grup WA. Secara umum soal dan jawaban dari kuis – 3 yang dikehendaki beliau disajikan dalam tabel berikut.
No.
|
Soal
|
Jawab
Benar
|
No.
|
Soal
|
Jawab Benar
|
1
|
Apa materinya ada?
|
Potensi materi wadah dan isi
|
26
|
Apa maternya isi?
|
Potensi wadah materi
|
2
|
Apa materinya yang mungkin ada?
|
Potensi mungkin
|
27
|
Apa formalnya wadah?
|
Potensi isi formal
|
3
|
Apa materinya materi?
|
Potensi materi
|
28
|
Apa formalnya isi?
|
Potensi wadah formal
|
4
|
Apa formalnya ada?
|
Potensi fondasionalisme
|
29
|
Apa normatifnya wadah?
|
Potensi isi normative
|
5
|
Apa formalnya yang mungkin ada?
|
Potensi fondasionalisme
|
30
|
Apa normatifnya isi?
|
Potensi wadah normative
|
6
|
Apa normatifnya ada?
|
Potensi fondasionalisme ontology
|
31
|
Apa spiritualnya wadah?
|
Potensi isi spiritual
|
7
|
Apa srpiritualnya ada?
|
Potensi transenden ciptaan Tuhan
|
32
|
Apa spiritualnya isi?
|
Potensi wadah spiritual
|
8
|
Apa metafisiknya ada?
|
Potensi di sebalik yang ada
|
33
|
Apa materinya takdir?
|
Potensi pilihan material
|
9
|
Apa metafisiknya yang mungkin ada?
|
Potensi di sebalik
|
34
|
Apa formalnya takdir?
|
Potensi pilihan formal
|
10
|
Apa metaisiknya formal?
|
Potensi di sebalik koheren
|
35
|
Apa normatifnya takdir?
|
Potensi pilihan normative
|
11
|
Apa metafisiknya normative?
|
Potensi di sebalik
|
36
|
Apa spiritualnya takdir?
|
Potensi pilihan spiritual
|
12
|
Apa metafisiknya spiritual?
|
Potensi di sebalik transenden
|
37
|
Apa materinya ihtiar?
|
Potensi takdir material
|
13
|
Apa spiritualnya metafisik?
|
Potensi transenden di sebalik
|
38
|
Apa formalnya ihtiar?
|
Potensi takdir formal
|
14
|
Apa spiritualnya normative?
|
Potensi normatisisme
|
39
|
Apa normatifnya ihtiar?
|
Potensi takdir normative
|
15
|
Apa spiritualnya formal?
|
Potensi fondasionalisme
|
40
|
Apa spiritualnya ihtiar?
|
Potensi takdir spiritual
|
16
|
Apa spiritualnya materi?
|
Potensi ada
|
41
|
Apa materinya ideal?
|
Potensi di atas materi
|
17
|
Apa materinya mengada?
|
Mengada
|
42
|
Apa formalnya ideal?
|
Potensi di atas formal
|
18
|
Apa formalnya mengada?
|
Potensi mengada formalitas
|
43
|
Apa normatifnya ideal?
|
Potensi di atas koheren
|
19
|
Apa normatifnya mengada?
|
Potensi mengada normative
|
44
|
Apa spiritualnya ihtiar?
|
Potensi di atas spiritual
|
20
|
Apa spiritualnya mengada?
|
Potensi mengada spiritual
|
45
|
Apa materialnya apriori?
|
Potensi sebelum materi
|
21
|
Apa materinya pengada?
|
Potensi pengada material
|
46
|
Apa formalnya apriori?
|
Potensi sebelum formal
|
22
|
Apa formalnya pengada?
|
Potensi pengada formal
|
47
|
Apa normatifnya apriori?
|
Potensi sebelum normative
|
23
|
Apa normatifnya pengada?
|
Potensi pengada normative
|
48
|
Apa spirituanya apriori?
|
Potensi sebelum spiritual
|
24
|
Apa spiritualnya pengada?
|
Potensi pengada spiritual
|
49
|
Apa materialnya aposteriori?
|
Potensi sesudah materi
|
25
|
Apa materinya wadah?
|
Potensi isi materi
|
50
|
Apa formalnya aposteriori?
|
Potensi sesudah formal
|
Di bagian akhir setelah proses koreksi Prof Marsigit mempersilahkan mahasiswa untuk menuliskan satu pertanyaan. Kemuadian dikumpulkan dan beberapa pertanyaan dibahas. Secara umum penguatan yang diberikan beliau pada kegiatan akhir ini meliputi beberapa hal berikut.
- Dimensi Filsafat meliputi tahapan , material, formal, normatif dan spiritual. Material terkait dengan objek (baik fisik maupun metafisik), formal berarti terkait aturan, normatif terkait ilmu, sedangkan spiritual terkait keyakinan
- Apa yang saya katakana, kata-kata tidak mampu mengejar pikiran, pikiran tidak mampu mengejar relung hatimu
Review Pertemuan- 5
Perkuliahan Filsafat Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Perkuliahan kelima mata kuliah Filsafat Penelitian dan evaluasi Penddidikan oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 3 Oktober 2019 jam 11.10 sampai 12.50 bertempat di Gedung baru lantai 4 Pasca Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Seperti pertemuan sebelumnya, Pak Marsigit mengawali perkuliahan dengan meminta mahasiswa untuk mengatur bangku duduk membentuk setengah lingakaran atau bentuk U. Kemudian bapak meminta kita mengeluarkan kertas, dan menulis filsafatnya dari setiap kata yang disampaikan beliau yang berjumlah 50 soal. Setelah selesai, lembar jawaban kami di putar atau bergeser lima kali ke kanan, kemudian dikoreksi. Dan seperti sebelumnya hampir semua diantara kami memperoleh nilai nol. Dan nilai ini diinputkan ke grup WA. Secara umum soal dan jawaban dari kuis – 4 yang dikehendaki beliau disajikan dalam tabel berikut.
No.
|
Soal
|
Jawab
Benar
|
No.
|
Soal
|
Jawab Benar
|
1
|
Filsafat batu
|
Materialisme
|
26
|
Mengapa binatang bertengkar?
|
Subjek (hukum alam)
|
2
|
Filsafat tumbuhan
|
Naturalisme
|
27
|
Mengapa dewasa bertengkar?
|
Benturan antardunia
|
3
|
Filsafat binatang
|
Naturalisme
|
28
|
Mengapa dewa bertengkar?
|
Nasib dunia
|
4
|
Filsafat pikiran
|
Epistemologi
|
29
|
Hidupnya batu
|
Fatal dan vital
|
5
|
Filsfat aturan
|
Formalisme
|
30
|
Hidupnya tumbuhan
|
Fatal dan vital
|
6
|
Filsafat Tuhan
|
Teologi
|
31
|
Hidupnya binatang
|
Fatal dan vital
|
7
|
Filsafat cinta
|
Romantisisme
|
32
|
Hidupnya manusia
|
Fatal dan vital
|
8
|
Filsafat matematika
|
Koherensianisme
|
33
|
Hidupnya dewa
|
Kesadaran manusia
|
9
|
Mengapa batu menangis?
|
Tidak sesuai hukum alam
|
34
|
Matinya batu
|
Tak sesuai hukum alam
|
10
|
Mengapa tumbuhan menangis?
|
Tidak sesuai hukum alam
|
35
|
Matiya tumbuhan
|
Tiadanya vital
|
11
|
Mengapa binatang menangis?
|
Insting
|
36
|
Matinya binatang
|
Tiadanya vital
|
12
|
Mengapa anak kecil menangis?
|
Tidak sesuai permintaan
|
37
|
Matinya manusia
|
Tiadanya vital
|
13
|
Mengapa dewasa menangis?
|
Tidak sesuai dunianya
|
38
|
Matiya dewa
|
Tergantung kesadaran manusia
|
14
|
Mengapa hukum menangis?
|
Tidak sesuai realita
|
39
|
Matinya hukum
|
Di luar ruang dan waktu
|
15
|
Mengapa ilmu menangis?
|
Tidak sesuai bayangan
|
40
|
Matinya ilmu
|
Di luar ruang dan waktu
|
16
|
Mengapa ilmu bisa sesat?
|
Motif para dewa
|
41
|
Filsafat dewa
|
Transenden
|
17
|
Mengapa
batu bercinta?
|
Subjeknya
|
42
|
Materinya data
|
Benda
|
18
|
Mengapa tumbuhan bercinta?
|
Hukum alam
|
43
|
Formalnya data
|
Objek
|
19
|
Mengapa binatang bercinta?
|
Hukum alam
|
44
|
Normatifnya data
|
Data
|
20
|
Mengapa dewasa bercinta?
|
Jiwa
|
45
|
Spiritualnya data
|
Ciptaan Tuhan
|
21
|
Mengapa anak kecil bercinta?
|
Potensi
|
46
|
Psikologinya data
|
Subjek
|
22
|
Mengapa dewa bercinta?
|
Awal dari dunia
|
47
|
Kapitalismenya data
|
Modal
|
23
|
Mengapa batu bertengkar?
|
Subjek (hukum alam)
|
48
|
Idealismenya data
|
Konsep
|
24
|
Mengapa tumbuhan bertengkar?
|
Anomali (hukum alam)
|
49
|
Idealnya sampel
|
Populasi
|
25
|
Mengapa anak kecil bertengkar?
|
Ego
|
50
|
Politik sampel
|
DPR
|
Di bagian akhir setelah proses koreksi Prof Marsigit mempersilahkan mahasiswa untuk menuliskan satu pertanyaan. Kemuadian dikumpulkan dan beberapa pertanyaan dibahas.